Benarkah jelang Jelang Pemilu 2014, Korupsi Meningkat ?

Berita Politik - Jakarta, Pemilu 2014 hanya tinggal beberapa saat lagi, tahun 2013 aktifitas politik akan semakin meningkat untuk mengambil hati masyarakat. Partai Politik yang lolos verifikasi akan menyiapkan dirinya dalam kompetisi Pemilu Legislatif, yang direncanakan akan diselenggarakan April 2014. Pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro mengatakan tahun 2013, justru riskan dari perilaku korupsi.

"Biasanya tahun politik akan diwarnai oleh aktivitas-aktivitas politik seperti lobi-lobi, politik transaksional, politik uang, dan kecenderungan yang paling riskan adalah kemungkinan makin maraknya korupsi karena partai berusaha menambah pundi-pundinya dari berbagai sumber," kata peneliti politik LIPI, Siti Zuhro kepada detikcom, Rabu (2/1/2013).

Menurut Profesor Bidang Politik Siti Zuhro, suhu politik akan memanas karena belum terciptanya rasa saling percaya antara partai politi dengan penyelenggara pemilu (kpu, bawaslu) serta peran DKPP yang belakangan ini keputusannya seringkali menimbulkan kontroversial. Selain itu, pola relasi antara civil society dan partai politik juga kurang komunikatif," ucap profesor bidang politik itu.

Selain itu kompetisi partai politik dalam menyiapkan jagoannya di Pilpres juga menjadi penyebab panasnya politik di tahun 2013. Pertarungan antara parpol-parpol dalam meyakinkan publik bukanlah soal mudah.

"Hal yang paling riskan adalah masalah dana, karena jumlah dana yang dimiliki partai akan menentukan aktivitasnya. Semakin besar dana yang mereka miliki akan semakin besar pula aktivitas yang bisa dilakukan untuk menggerakkan massa dan kegiatan lainnya yang sifatnya mempromosikan partai dan para calon anggota dewan," ujarnya. Sumber Detik.com