MK tetapkan Pemimpin Pekanbaru

Pilkada Pekanbaru untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru dengan proses yang berliku-liku dipenuhi dengan intrik-intrik politik dengan manuver-manuver pedas serta saling serang antara kubu PAS (Firdaus Ayat) dan kubu BERSERI (Septina Erizal Muluk) akhirnya selesai juga.

Pemilihan Suara Ulang (PSU) tanggal 21 Desember 2011, dimenangkan oleh PAS. Dimana KPU Pekanbaru mengeluarkan SK KPUD Pekanbaru nomor 79 tahun 2011 yang membatalkan walikota Pekanbaru terpilih, Firdaus MT sebagai calon walikota. Keputusan ini mengakibatkan terjadinya beberapa kali demontrasi di Pekanbaru.

Akhirnya Mahkamah Konstitusi menetapkan pasangan PAS (Firdaus MT dan Ayat Cahyadi) menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru. Tentunya anda dapat juga membaca di beberapa media online tentang kronologis PSU Pekanbaru yang sempat kisruh ini.
Dan untuk para pendukung cukup sudah mengeluarkan komentar-komentar yang tidak sedap terhadap kubu pasangan lainnya. Karena itu akan memicu perselisihan yang merugikan diri sendiri.

Selesai sudah diskusi, argumentasi mengenai Pilkada Pekanbaru untuk mendapatkan Pemimpin Pekanbaru 2011-2016. Sekarang kita cukup melihat dan memperhatikan kinerja dari Wako dan Wawako baru, semoga apa yang mereka nyatakan sewaktu masa kampanye dapat terealisasi dengan baik.